Tips ‘Travelling’ ke Luar Negeri saat Dolar AS Mahal

Kurs rupiah-dolar AS via cermati.

Bagi pecinta travelling, tentu urusan merogoh kocek untuk bisa keliling dunia tak jadi soal. Ya, kan?

Eit, tidak juga demikian bila kita jadi smart traveller. Kalau bisa menyiasati bujet travelling lebih murah, kenapa tidak?

Jadilah traveller cerdas. Caranya? Menekan biaya travelling dengan cara memerhatikan nilai tukar yang berlaku terbaru.

Seperti kita tahu, saat mata uang dolar AS mahal, semakin besar pula bujet yang harus disiapkan untuk travelling, terutama ke negara-negara yang dengan mata uangnya dollar. Terlebih lagi, USD kan sudah jadi mata uang internasional yang hampir digunakan untuk transaksi di seluruh dunia.

Dolar AS Makin Mahal

Kurs rupiah terhadap USD via cermati.

Tentu masih segar diingatan berapa kurs rupiah terhadap dolar AS 6 tahun lalu. Waktu itu, katakanlah pada 20 Mei 2013, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar AS (Jisdor) Bank Indonesia, dolar AS masih Rp9.760 per USD.

Tapi, lihat sekarang ini? Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pernah menembus level Rp15.253/USD pada 11 Oktober 2018, atau nilainya melemah dan terendah sejak krisis 1998.

Artinya, semakin mahal nilai dolar AS. Ketika kita mau liburan ke luar negeri dan akan menukarkan uang rupiah kita ke dolar AS, maka jumlah uang dolar yang kita dapat juga makin sedikit. Bayangkan saja jika kita butuh uang tunai US$500, maka kita harus punya uang Rp7.626.500!

Padahal, jika kurs masih seperti 6 tahun lalu yang sebesar Rp9.760/USD, maka kita hanya butuh uang Rp4.880.000 untuk mendapatkan US$500 dari penukaran mata uang asing.

Tips Menyiasati ‘Travelling’ saat Rupiah Melemah

Ilustrasi travelling via cermati.

Lalu, bagaimana cara menyiasati agar tetap bisa jalan-jalan ke luar negeri di saat tren harga dolar AS mahal? Saya akan berbagi tipsnya seperti berikut ini:

  • Jangan Malas Membaca Berita Ekonomi

Ini poin penting yang harus diperhatikan bagi kamu yang hobi travelling tapi bisa tetap hemat di tengah-tengah tren penguatan dolar AS alias melemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD.

Caranya bagaimana? Rajin-rajinlah membaca! Baca soal berita-berita perekonomian terbaru, baik ekonomi global maupun domestik/dalam negeri. Sebab kondisi perekonomian memengaruhi nilai tukar.

  • Rajin Melihat Tren Nilai Tukar Rupiah Terhadap dolar AS

Berikutnya adalah memperhatikan tren pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS atau mata uang asing lainnya. Terutama mata uang negara yang bakal jadi rencana tujuan travelling.

Jika kamu sudah mengagendakan travelling ke luar negeri pada waktu tertentu, namun ternyata tren mata uang negara tersebut menunjukkan semakin menguat, lebih baik ubah jadwal berangkatnya.

  • Pilih Waktu Travelling saat Diperkirakan Rupiah Bakal Menguat

Lagi-lagi, untuk mengetahui tren kapan rupiah bakal bisa menguat kembali adalah dengan cara membaca. Baca berita-berta ekonomi seperti kondisi perekonomian global dan domestik saat ini, serta proyeksi-proyeksi analis atau pengamat ekonomi dalam melihat tren rupiah dan dolar AS ke depannya.

  • Hindari Travelling pada Akhir Tahun

Coba perhatikan, saat menjelang akhir tahun, hampir semua maskapai penerbangan pasti mahal. Tak lain dan tak bukan, ini disebabkan oleh permintaan (demand) yang tinggi.

Banyak orang yang merencanakan liburan, tak terkecuali liburan bersama keluarga. Untuk itu, hindari travelling saat akhir tahun karena kamu bakal membutuhkan banyak biaya.

  • Beli Tiket Pesawat Sesaat Setelah Tahun Baru

Logikanya, setelah akhir tahun, banyak orang yang sedang menata kembali keuangan setelah menghabiskan banyak uang untuk liburan panjang Natal dan Tahun Baru. Nah, di waktu inilah biasanya harga tiket murah karena permintaan turun.

Jadi, siapkan uang untuk membeli tiket pesawat begitu menemukan harga tiket yang murah. Jadi, kamu tak membayar mahal untuk tiket yang sama, bukan?

  • ‘Travelling’ di Awal Tahun

Travelling di awal tahun ini maksudnya setidaknya tiga atau lima bulan pertama setiap tahunnya. Artinya, waktu untuk travelling mulai dari bulan Januari hingga Mei.

Di bulan-bulan ini, biasanya harga tiket pesawat relatif lebih murah ketimbang harga tiket di akhir tahun. Dan yang mungkin perlu diingat pula, biasanya nilai tukar rupiah relatif cukup menguat di awal-awal tahun.

Tentu saja, semakin murah biaya yang dikeluarkan untuk travelling, makin banyak pula destinasi yang bisa dituju, bukan? Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s